Menjamu Ludogorets di Santiago Bernabeu, tanda-tanda kemenangan besar Madrid sudah terlihat saat Ludogorets sudah kehilangan satu pemain ketika Marcelinho diganjar kartu merah pada menit 19.
Kartu merah Marcelinho menjadi awal pembuka gol Madrid setelah tendangan penalti Cristiano Ronaldo menjebol gawang Ludogorets. Tiga gol tambahan Madrid dibagi rata oleh tiga pemain, yaitu Gareth Bale pada menit 38, Alvaro Arbeloa menit 80 dan Alvaro Medran pada men it 88.
Berdasarkan statistik dari UEFA, Madrid memiliki peluang untuk meraih lebih dari empat gol. Ronaldo dan kawan-kawan dicatat 33 melepas serangan dan 12 serangan terarah ke mulut gawang Ludogorets.
Ludogorets hanya meraih 4 tendangan tertuju ke gawang Madrid dari 9 kesempatan yang diraih. Penguasaan bola juga menjadi milik Madrid dengan 57 persen unggul atas Ludogorets yang memegang bola dalam 43 persen.
Partai penutup dengan kemenangan 4-0 atas Ludogorets menjadi catatan impresif Madrid. Madrid memenangi enam pertandingan kandang tandang atas Ludogorets, Liverpool dan Basel.
Madrid menjadi juara grup dengan nilai sempurna 28 berkat hasil tak pernah kalah dan tak pernah imbang. Basel dengan nilai 7 merebut posisi kedua sekaligus pendamping Madrid ke putaran selanjutnya. Liverpool yang punya 5 angka di posisi ketiga disusul Ludogorets memiliki 4 poin.