Kegagalan di Coliseum Alfonso Perez, markas Getafe, membuat Barcelona mengumpulkan nilai 35 dari 15 pertandingan. Barcelona tertinggal empat poin dari Madrid yang menguasai puncak liga. Getafe di urutan 12 dengan 15 poin.
Seperti biasa, Barcelona selalu mendominasi pertandingan. Lionel Messi dan kawan-kawan menguasai bola hingga 67 persen. Urusan menendang bola ke mulut gawang, Barcelona juga unggul dengan 23 berbanding 4.
Namun hanya dua dari 23 aksi Barcelona yang tepat ke gawang Getafe. Hal ini pula yang membuat Barcelona jarang menekan gawang tuan rumah yang dijaga Guaita.
Dalam 10 menit pertama, Getafe dan Barcelona nyaris tak menghadirkan kejutan di daerah pertahanan lawan. Peluang terbaik pertama Barcelona terjadi pada menit Barcelona saat Messi menuntaskan bola liar yang kemudian diamankan Guaita.
Selanjutnya giliran tembakan Luis Suarez masih melambung di gawang Getafe. Tak lama Getafe membalas. Menerima umpan dari Alexis, Angel Lafita menendang bola dengan keras, namun masih bisa diamankan kiper Barcelona Claudio Bravo.
Tidak ada gol yang tercipta hingga babak kedua dimulai. Pada awal paruh kedua, Barcelona tetap berupaya untuk meraih gol saat bola tendangan bebas Messi mental di tiang gawang.
Messi kembali mengancam pada menit 58, lagi-lagi saat bola tendangan Messi masih bisa ditepis Guaita. Serangan lain dari Barcelona lewat Xavi dan Messi tak kunjung menghasilkan gol. Upaya Barcelona untuk mencetak gol dari berbagai upaya dan serangan balik yang dipakai Getafe tak menghasilkan gol hingga pertandingan berakhir.