Bisa jadi penyesalan yang keluar dari mulut Txiki berdasarkan pertemuan tahun lalu. Barcelona menghentikan langkah City di tahun lalu. Tahun lalu menjadi aksi pertama di 16 besar setelah sebelumnya selalu terhenti di penyisihan grup.
“Kami benar-benar tidak suka bertemu Barcelona. ''Kami lebih suka bertemu tim yang tidak terlalu kuat,'' kata Begiristain seperti dimuat di situs UEFA usai pengundian.
Dalam kondisi yang tidak mendukung, Txiki Begiristain melontarkan secuil harapan. Harapan agar City mencapai penampilan terbaik saat bersua Barcelona dalam dua pertandingan kandang tandang.
City lolos ke putaran 16 besar setelah mengalami peningkatan permainan, hal ini terlihat dari kemenangan beruntun di dua partai pamungkas saat menekuk Bayern Muenchen dan AS Roma.
“Kami sudah mengembalikan kepercayaan diri dengan kemenangan atas Muenchen dan Roma. Kami berharap mencapai penampilan terbaik ketika bertemu Barcelona nanti. Hanya itu satu-satunya jalan untuk mengalahkan Barcelona,” tegas Txiki Begiristain.
Sejarah Liga Champions musim lalu mencatat ketangguhan Barcelona atas City. Menjamu Barcelona di partai pertama, City keok di depan pendukung sendiri dengan skor 0-2. Bertandang ke Barcelona, City kembali mengalami kekalahan, kali ini kedudukan akhir 1-2.