Bahkan, pemain yang ditawarkan agen kepada manajemen Singo Edan merupakan nama-nama tenar yang pernah memperkuat sejumlah klub elit Eropa dan pernah berjaya di masa keemasannya.
"Kita ditawari banyak marquee player oleh agen," ungkap General Manajer Arema Cronus, Ruddy Widodo.
Menurut Ruddy, pemain yang pernah berjaya di usia emasnya bisa didapat dengan harga yang sesuai dengan kantong tim yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan, Malang ini.
"Dan harga mereka cukup terjangkau untuk tim di Indonesia seperti Arema," bebernya.
Namun, manajemen Arema Cronus cukup waspada dengan tawaran yang menggiurkan tersebut.
“Tapi kita bertanya-tanya kenapa pemain itu ditawarkan ke kita. Kita takut ambil marquee player, kita harus teliti lagi. Mungkin karena mereka sudah tua, atau cedera. Apalagi sebelumnya tak main 4 bulan lebih," bebernya.
Ruddy menyebut, ada tiga nama pemain yang ditawarkan agen kepada manajemen Arema. "Eric Djemba-djemba, mantan pemain Manchester United, Rodrigo Possebon, dan dari Brasil serta AS Monaco, Frederic Nimani," jelas ia.
Terutama Djemba-Djemba yang kini berusia 33 tahun itu pernah malang melintang di klub Benua Biru. Seperti Nantes, Manchester Uniteddan Aston Villa. Pemain berposisi sebagai gelandang itu juga pernah memperkuat Timnas Kamerun sebanyak 24 kali.
Demikian halnya dengan Rodrigo Pasebon yang juga pernah memperkuat Manchester United. Pemain berusia 25 tahun dan menempati posisi sebagai gelandang itu pernah memperkuat klub-klub ternama di Brasil seperti Santos dan Juventude.
Sedangkan, nama terakhir, yakni Frederic Nimani merupakan pemain yang malang-melintang di penmtas liga Prancis bersama dengan AS Monaco, Lorient, Nantes, PAOK. Terakhir, pemain yang berposisi sebagai penyerang ini memperkuat klub asal Yunani OFI Crete.