Bayern Toreh Dua Rekor Baru

Sabtu, 20 Desember 2014 10:04 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Bayern yang dilatih Pep Guardiola hanya kemasukan empat gol pada paruh pertama musim untuk memecahkan rekor mereka sendiri yakni tujuh gol pada musim 2012-2013, yang menyamai torehan terbaik yang dicapai Stuttgart pada musim 2003-2004.

Dengan 14 kemenangan dari 17 pertandingan liga dan tiga hasil imbang Bayern yang tidak terkalahkan mendulang 45 angka dari maksimal 51 angka untuk memecahkan rekor mereka sendiri yakni 44 angka dari fase yang sama di musim lalu ketika mereka memenangi gelar dengan rekor tujuh pertandingan yang belum dimainkan.

"Tentu saja, kami benar-benar gembira dengan kemenangan ini, namun saya berduka untuk Mainz, mereka melakukan segalanya di lapangan dan layak mendapat angka," kata Robben, yang mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-89 dan mencatatkan gol 101-nya untuk tim Bavaria itu.

"Kami tidak melakukannya dengan baik pada babak pertama dan meninggalkan banyak lubang di lapangan tengah, namun pujian layak diberikan kepada tim yang meraih kemenangan, yang tidak mudah,” tegas ia.

Bundesliga akan memasuki libur musim dingin dan Bayern menutup tahun setidaknya dengan keunggulan 11 angka dan berada di jalur untuk memecahkan lebih banyak rekor pada 2015.

Raksasa Bavaria itu mengukir 25 rekor di Liga Jerman pada 2013 ketika mereka memenangi treble dengan merebut gelar Liga Jerman, Piala Jerman, dan Liga Champions - tim Jerman pertama yang mampu mencapai torehan tersebut.

Gol mengejutkan dari Elkin Soto yang tercipta pada babak pertama membuat Mainz memimpin, namun upayanya dibatalkan oleh tembakan dari Schweinteiger sebelum Robben mencetak gol kemenangan.

Meski hasilnya positif, Bayern yang diganggu masalah cedera pemain tampil di bawah standar.

Dengan bek tengah Mehdi Benatia absen karena cedera pangkal paha yang dideritanya saat timnya menang 2-0 atas Freiburg pada Selasa, Guardiola memainkan Jerome Boateng dan Dante di lini belakangnya yang dihuni empat bek.

Pemain muda Pierre-Emile Hojbjerg (19 tahun) yang mengatakan dirinya ingin hengkang pada Januari untuk mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain, dimainkan sejak awal bersama Schweinteiger sebagai gelandang bertahan.

Pertahanan Bayern ditaklukkan ketika penyerang Jepang Shinji Okazaki memberi umpan kepada Soto, dan gelandang Kolombia itu menembakkan bola melewati kaki Manuel Neuer pada menit ke-21.

Kiper Jerman itu, yang masuk kandidat peraih Ballon dOr tahun ini, dibuat malu, namun keunggulan itu hanya bertahan selama tiga menit.

Kapten Jerman Schweinteiger melepaskan tendangan bebas untuk menjadi gol pertamanya musim ini setelah ia kembali pada akhir Oktober, setelah absen lama akibat cedera.

Mainz memiliki sejumlah peluang pada babak kedua, namun Bayern mengamankan tiga angka setelah Franck Ribery melaju untuk menyodorkan bola yang dikonversi menjadi gol oleh Robben pada menit ke-89, tiga hari setelah ia mencetak gol ke-100 saat menang atas Freiburg.