Keberhasilan The Blues meraih 3 poin penuh di kandang membuat raihan poin mereka bertambah menjadi 45, jauh mengungguli rival mereka Manchester City yang menduduki posisi kedua dengan 39 poin, dengan catatan City masih menyimpan 1 pertandingan melawan West Bromwich.
Bermain di kandang sendiri, Chelsea langsung mengambil inisiatif menyerang sejak babak pertama dimulai. Menurunkan skuad terbaiknya seperti Diego Costa yang didukung oleh Eden Hazard, Oscar, dan Willian, The Blues beberapa kali mengancam gawang West Ham, salah satunya melalui sepakan Gary Cahill di dalam kotak penalti yang masih mampu dimentahkan kiper West Ham, Adrian.
Pada menit ke-31, Chelsea berhasil melesakkan gol melalui kapten mereka, John Terry. Gol berawal dari hasil sepak pojok, Costa berusaha menyundul bola lalu mengarah ke Terry yang berdiri bebas, dengan tenang sang kapten menceploskan bola ke gawang West Ham. Chelsea memimpin 1-0.
Di menit akhir babak pertama, para pemain Chelsea melakukan protes setelah Branislav Ivanovic dilanggar oleh bek The Hammers, namun wasit tak melihat hal itu sebagai pelanggaran. Justru Ivanovic terlihat melakukan aksi diving.
Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-62 Chelsea sukses menambah keunggulan melalui ujung tombak mereka, Diego Costa. Gol berawal dari umpan yang disodorkan oleh Hazard, dengan lincah Costa mampu melewati 3 pemain bertahan West Ham dan mengeksekusi bola dengan kaki kirinya. Chelsea unggul 2-0.
Hingga wasit meniup peluit babak kedua, kedudukan tidak berubah dan Chelsea berhasil mengamankan puncak klasemen Liga Primer Inggris yang merupakan kado indah di akhir tahun.