Namun tawaran tersebut baru sebatas pembicaraan saja dan belum menjurus pada nilai kontrak.
Yandi berharap hasil pembicaraan tersebut dapat berakhir dengan kata 'deal'. Apalagi manajemen Arema Cronous sudah merelakan kepergian dirinya ke Persib.
"Ya, memang benar pak Djadjang sudah menghubungi saya tapi baru pembicaraan saja. Semuanya masih dalam proses," ungkap Yandi saat dihubungi melalui telepon selularnya, Jumat (26/12/2014).
"Sebagai orang Jawa Barat. Siapa yang tidak mau membela Persib. Persib tim besar. Pasti punya kebanggaan lah membela tim daerahnya sendiri. Jadi saya tinggal tunggu upaya dari manajemen Persib. Mudah-mudahan sesuai dengan yang diinginkan," harapnya.
Sementara itu Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, berharap proses perekrutan Yandi dapat berjalan dengan lancar.
"Ya, Yandi lagi kita urus. Karena saya juga butuh Yandi. Tapi bagaimana aturanya kita sedang upayakan. Mudah-mudahan selesai. Karena Yandi juga merupakan pemain masa depan kita, karena masih muda. Mudah-mudahan yah, tunggu saja," harap Umuh.