Pelatih asal Spanyol ini kian percaya diri, karena merasa permainan anak-anak asuhnya terus menunjukkan peningkatan di setiap pertandingan yang dimainkan. Bahkan, Rafael Benitez tidak segan-segan mengumbar janji akan mendatangkan gelar juara jika gaya permainannya tetap dipertahankan.
"Resep untuk menjadi juara adalah konsistensi. Hal ini juga tergantung pada skuad anda yang punya dan tentunya harus memiliki motivasi. Peforma yang membuatnya menjadi berbeda, tetapi motivasi yang membuat anda bekerja," tutur Benitez seperti yang dilansir Goal.Uk.
"Saya ingin mencetak banyak gol tetapi saya juga tidak mau banyak kebobolan, itu membuat saya tidak puas. Gaya saya adalah menguasai jalannya pertandingan dan keseimbangan tim," lanjut mantan pelatih Chelsea tersebut.
Napoli sempat mengawali musim ini dengan buruk dan juga gagal lolos di babak ketiga kualifikasi Liga Champions, tetapi perlahan mereka mampu bangkit dan terpaut 12 poin dari sang pemimpin puncak Serie A Juventus yang telah mengantongi 39 poin, hal itu sempat membuatnya bingung mengapa timnya seakan dilupakan untuk berpeluang meraih juara.
"Di Italia jika Anda memenangkan serangkaian permainan maka Anda merupakan favorit, sedangkan saat Anda membuat satu kesalahan, orang mengatakan Anda tidak punya kesempatan, tetapi saya di sini akan mengubah Napoli menjadi klub yang besar di Italia dan membuat menjadi klub yang dihormati. Kami sudah berada di jalur yang benar untuk itu," tutup pelatih 54 tahun tersebut.