Van Gaal ditetapkan sebagai manajer United pada 19 Mei 2014. Ahli strategi asal Belanda itu menilai kalau fans The Red Devils berbeda dari para fans klub lain di tempatnya berkiprah.
Para Mancunian selalu mendukung penuh klub beserta anggotanya, termasuk Van Gaal, baik dalam keadaan baik maupun buruk.
Kesabaran para Mancunian itulah yang membuat Van Gaal merasa nyaman di Old Trafford sehingga berdampak pada peningkatan United, yang sempat terseok-seok pada awal musim 2014-15.
“Di Barcelona, sapu tangan putih akan dilambaikan. Di Bayern Munich, mereka akan bersiul dengan nada mencemooh. Di Ajax, mereka akan meneriakkan nama Johan Cruyff untuk menggantikan saya,” kenangnya, sesuai yang dimuat oleh Daily Mail.
“Di sini, mereka berdiri memberikan aplaus. Luar biasa. Itulah mengapa say berterima kasih kepada para fans karena peran mereka sangat penting bagi saya dalam enam bulan pertama,” kagumnya.
“Awalnya tim ini lebih lemah. Meski begitu, para fans tetap mendukung kami, selalu dan dengan cara yang tepat. Mereka selalu yakin dengan para pemain dan manajer. Saya pikir dukungan mereka timbul dari semangat bertarung tim saya,” bangganya.