Kemenpora baru saja meresmikan anggota tim sembilan. Tim yang terdiri dari berbagai macam profesi ini bertugas mengevaluasi kinerja PSSI. Menurutnya, anggota tim sembilan sudah lebih dulu mempelajari mengenai statuta FIFA yang terkait dengan independensi mereka dari kekuatan politik.
Meski begitu, pria yang juga tergabung ke dalam tim sembilan tersebut menegaskan jika PSSI sebagai organisasi bukanlah sesuatu yang tidak dapat disentuh oleh pemerintah.
"Kami tidak boleh sembarangan masuk ke ranah yang menjadi ranah organisasi mereka. Tapi di sisi lain kan PSSI ini bukan sesuatu yang tidak tersentuh. Mereka kan hadir sebagai entitas yang diatur oleh undang-undang," tegas Gatot.
"Karena dalam undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi disebutkan bahwa badan publik bukan hanya eksekutif, legislatif dan yudikatif. Tapi termasuk LSM atau sejauh apapun entitasnya yang mendapat sumbangan dari manapun, wajib memberikan data informasi kepada masyarakat," lanjut dia.
Lebih lanjut Gatot menjelaskan ke depannya, anggota tim sembilan juga akan melakukan komunikasi langsung dengan FIFA. Dia yakin otoritas tertinggi sepakbola dunia itu akan memberi respons yang baik agar sepakbola tanah air kembali bangkit.
"Kami juga akan komunikasi langsung ke FIFA untuk berkonsultasi mengenai apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan, lalu bertanya langkah terbaik untuk masalah di Indonesia itu seperti apa. Karena kita sadar bahwa segmentasi aset bahkan sampai bisnis bola Indonesia itu sangat bagus di mata FIFA," pungkas dia.