Pemain kelahiran Rotterdam, Belanda, itu tak mau terlalu sesumbar untuk dapat mengantarkan Laskar Wong Kito juara ISL. Tapi target mengangkat trofi ISL musim depan tetap prioritas dalam dirinya.
"Saya yakin minimal SFC masuk tiga besar," kata Maitimo.
Hal itu juga yang membuat pemain 30 tahun lantas menolak beberapa tim ISL lainnya yang ingin mengunakan tenaganya musim depan.
Tak sedikit Manajemen peserta ISL mengontaknya guna mengajak bergabung, namun setelah mempertimbangkan kans menjadi juara, mantan pemain timnas Belanda U-17 itu menjatuhkan pilihan ke Laskar Wong Kito.
"Banyak tim lain hubungi saya, SFC sendiri baru dua pekan terakhir, tapi dengan hadirnya disini berarti saya akan membela SFC serta tak memilih tim lainnya, bukan masalah harga ditawarkan SFC jauh lebih tinggi tapi karena tim ini punya target juara ISL," ungkapnya.
Dengan mengenakan jersey bernomor punggung 8, Maitimo menjanjikan akan menjaga kestabilan lini tengah, bahkan bila dipercaya di posisi bek sayap pun, mantan pemain Capella ini telah sangat siap.