Mantan pelatih Persela Lamongan tersebut mengaku bahwa sebelum memberikan sesi latihan, dirinya berujar akan memulai segalanya dari nol. Namun, penampilan yang ditunjukkan anak-anak Persiram membuatnya merasa terkejut.
"Jujur saya harus berterima kasih kepada mereka, saya pikir sejak pertama kali datang kesini, saya harus memulai semua dari nol, tapi memang harus diakui, para pemain dari Papua memiliki bakat alam yang sangat baik, sehingga saya tidak perlu memulai dari nol, tetapi dari 40%," tutur pelatih yang kerap dipanggil Edu tersebut.
"Tentu saja disini saya masih memiliki banyak PR, masih banyak tugas yang harus saya kerjakan disini. Salah satunya adalah mengembangkan kondisi fisik mereka. Seperti yang saya bilang tadi, pemain Papua memiliki bakat alam yang luar biasa dari Tuhan, jadi cukup memudahkan saya untuk meningkatkan fisik mereka, tetapi tetap saya ingin mengembangkan fisik pemain lebih dulu," lanjut pelatih yang juga pernah melatih Persiba Bantul itu.
Lebih lanjut, Eduard Tjong, menyatakan tim besutannya tersebut masih akan melakukan beberapa latihan di Jakarta, hingga beberapa pekan sebelum kompetisi Liga Super Indonesia 2015 dimulai, barulah ia berpaling ke Stadion Maguwoharjo, markas Persiram Raja Ampat.
"Rencana Tesi di Jakarta saya masih belum tahu, mungkin kalau kompetisi sudah bergulir sejak awal Februari, maka sekitar dua minggu lagi kita masih berada disini baru kita akan pulang," imbuh pelatih yang juga sempat ingin dipertahankan oleh Persela Lamongan tersebut.