Total Hamka tampil sebanyak 11 kali dan mencetak satu gol dalam semusim bersama PKNS.
Kemudian bek asal Makassar itu kembali ke tanah air pada 11 November 2014 untuk memperkuat Pusamania Borneo.
"Kalau masalah match fixing, Malaysia lebih parah dibandingkan Indonesia. Mereka gila-gila bisa mengatur pertandingan sepakbola di Liga Malaysia," ungkap Hamka.
Animo masyarakat Indonesia terhadap sepakbola jauh lebih besar dibanding dengan Malaysia. Namun belakangan ini justru prestasi timnas Malaysia yang lebih menonjol.
Menurut Hamka, hal itu disebabkan oleh pola pembinaan dan pengadaan infrastruktur yang jauh lebih baik ketimbang di tanah air.
Hamka berharap kelak pemerintah dan PSSI mau bekerjasama membangun sepakbola seperti itu.
"Bedanya Indonesia dan Malaysia hanya infrastruktur. Saya akui dalam hal lapangan sepakbola, mereka lebih baik," jelasnya.
"Kalau di Malaysia pembinaan jalan terus. Mereka mempunyai Harimau A, Harimau B, dan Harimau C dengan pelatih yang sama. Nantinya mereka bertahap, yang bagus akan naik level. Saya ingin Indonesia seperti itulah," tandas bek berusia 30 tahun itu.