Ada kejadian menarik dalam perhelatan trofeo Persija 2015. Kompetisi segitiga yang diikuti oleh Persija Jakarta, Sriwijaya FC, dan Arema Crounus ini tidak menelurkan satu juara. Namun ketiga tim peserta keluar sebagai juara bersama.
Buka tanpa sebab, ketiga peserta dinobatkan sebagai juara bersama dalam kompetisi tahunan yang diselanggarakan oleh Persija ini. Sebab dari perolehan poin akhir ketiga tim sama-sama meraih poin sama yakni tiga poin.
Melihat hasil ini, kapten tim Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, merasa cukup heran dengan hasil ini. Namun ia tetap menerima semua hasil yang diraih dalam perhelatan ini.
"Memang cukup aneh melihat juara bersama tiga tim. Namun mungkin hasil ini sudah paling fair untuk ketiga tim yang sudah bermain bagus," ucap pemain yang kerap disapa Bepe ini saat ditemui usai pertandingan.
Dalam pertandingan ini memang dari ketiga tim peserta tidak ada yang mampu meraih kemenangan dalam waktu normal selama 45 menit. Ketiga tim meraih kemenangan dari drama adu penalti.
Sriwijaya FC meraih kemenangan atas Persija pada pertandingan pertama. Namun pada pertandingan selanjutnya mereka takluk dari Arema Crounus juga dari drama adu penalti.
Dalam pertandingan terakhir antara Persija Jakarta melawan Arema juga tidak menghasilkan pemenangan dalam waktu normal. Persija keluar sebagai pemenang juga melalui drama adu penalti.