Sama-sama ditangani oleh juru taktik asal Belanda, kedua tim tampak saling membaca kekuatan sehingga mampu mengamankan gawang masing-masing pada babak pertama.
Louis van Gaal di kubu Manchester United memang mendominasi pertandingan sejak awal hingga akhir. Namun Southampton yang ditangani oleh Ronald Koeman, mampu meredam keganasan serangan The Red Devils, dan bahkan mencuri kemenangan.
Dusan Tadic yang masuk pada menit ke-63 setelah menggantikan Eljero Elia, secara mengejutkan mampu membuat Old Trafford terdiam pada menit ke-69.
Tentunya gol tersebut membuat United makin bernafsu menggempur pertahanan Southampton. Sayangnya Wayne Rooney dan kawan-kawan tak mampu menembus lini pertahanan Southampton yang dikawal dengan sempurna oleh Jose Fonte.
Selama 90 menit, United tak mampu sekalipun melakukan tembakkan ke gawang (shot on target). Itu merupakan statistik buruk United pada laga Premier League di Old Trafford, yang terakhir kali terjadi tahun 2009.
Southampton pun akhirnya meraih kemenangan di Old Trafford, yang terakhir kali mereka lakukan pada 16 Januari 1988. Soton pun sukses mengambil alih posisi United di tempat ketiga pada klasemen sementara Premier League.
Sedangkan kekalahan ini menjadi catatan buruk bagi Van Gaal di United, dimana ia hanya meraih 37 poin dari 21 pertandingan Premier League. Ternyata catatan tersebut sama persis dengan apa yang diraih pendahulu Van Gaal di United, David Moyes.
Kemudian Moyes dipecat akibat dinilai gagal menangani United pada musim perdananya di 2013-14. Van Gaal juga menjalani musim perdana bersama United di 2014-15. Apakah ini pertanda Van Gaal akan bernasib sama seperti Moyes?
Susunan pemain;
Manchester United (3-5-2) : De Gea, Smalling, Jones, Shaw (Blackett), Carrick, Valencia, Di María (Fellaini), Blind, Van Persie (Herrera), Rooney, Mata
Southampton (4-3-3) : Forster, José Fonte, Bertrand, Clyne, Alderweireld (Gardos), Elia (Tadic), Davis (Reed), Schneiderlin, Wanyama, Ward-Prowse, Pellè