Hal tersebut diungkapkan CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono saat ditemui INDOSPORT usai rapat pleno PT LI di Kuningan, Jakarta.
Menurut pria yang akrab disapa Jokdri itu, keputusan diambil oleh PT LI setelah melalui proses panjang dengan tujuan memproteksi LSI dan juga klub itu sendiri.
"Kita ingin agar jalannya kompetisi berlangsung dengan baik. Jangan sampai nanti ada kendala tentang penjadwalan dikarenakan ada klub yang tidak bisa ikut kompetisi sesuai dengan yang sudah kita jadwalkan," ujar Jokdri.
"Selain itu kami juga ingin memproteksi klub itu sendiri dari potensi kesulitan pembiayaan jika harus mengikuti kompetisi di 2015," tambah dia.
Lebih jauh Jokdri menjelaskan, sampai saat ini kedua tim masih belum bisa memastikan sumber pembiayaan mereka untuk ikut LSI 2015 nanti. Keduanya juga masih memiliki masalah finansial dari musim lalu dan hingga kini belum bisa mereka selesaikan.
Meski begitu Jokdri berjanji akan berusaha mendapatkan hak pemasukan liga selama 2015 bagi kedua tim tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada 31 Januari nanti.
"Manajemen PT Liga akan mengusulkan di forum RUPS nanti, sekalipun mereka tidak ikut kompetisi tapi kami akan mengajukan proposal agar keduanya dapat hak peserta LSI, walau tidak ikut berkompetisi," tuntas dia.