Kedua tim bermain menyerang sejak menit pertama pertandingan. Jual beli serangan silih berganti diperagakan kedua tim. Namun hingga separuh babak pertama kedudukan tetap kaca mata.
Petaka bagi skuad Palestina terjadi di menit ke-33. Umpan manis Hamza Al Daradreh mampu dikonversi menjadi gol oleh Yousef Al Rawashdeh.
Rupanya itulah awal pesta gol Yordania ke gawang Palestina. Terbukti, dua menit berselang giliran Hamza Al Daradreh mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan assist Abdallah Deeb Salim.
Sebelum jeda kiper Palestina harus kembali memungut bola dari dalam gawangnya. Lagi-lagi Hamza Al Daradreh mengukir gol keduanya alias brace. Kali ini ia memanfaatkan umpan Saeed Al Murjan.
Memasuki babak kedua, kedua kubu melakukan rotasi pemain. Sejumlah pemain ditarik ke luar dan dimasukkan pemain baru. Kubu Palestina berjibaku mengejar defisit tiga gol. Alih-alih mengejar ketertinggalan, Palestina malah kebobolan. Hamza Al Daradreh kembali mencetak gol ketiga. Hattrick sang penyerang terjadi berkat assist Abdallah Deeb Salim.
Gol di menit ke-75 itu belum menjadi antiklimaks bagi Yordania. Palestina semakin kewalahan dan margin gol semakin melebar setelah Hamza Al Daradreh membukukkan quattrick atau gol keempat lima menit kemudian menuntaskan umpan Oday Zahran.
Palestina sempat memperkecil kedudukan di menit ke-85 melalui kaki J.Ihbeisheh. Ia berhasil memanfaatkan sodoran Abdullatif Albhadary. Hingga peluit panjang dibunyikan tak ada gol lagi yang tercipta.
Hasil ini menempatkan Palestina tetap di dasar klasemen Grup D, belum mengemas satu biji poin pun. Sementara Yordania mengemas tiga poin, sama seperti Irak.
Susunan Pemain
Palestina : Ramzi Saleh, Al Bahdari, Ahmed Harbi, Abdallah Jaber, Khader Youssef, Ashraf Nu’man, Murad Ismail, Abdelhamid Abuhabib, Mus’ab Al Battat, Ismail Al Amour, Mahmoud Eid.
Jordania : Shafi, Za’tara, Zahran, Elias, Mohammad Ali, Mohammad Al Dumeiri, Tareq Zeyad, Khalil Baniateyah, Ahmad Israiwah, Odai Al Saify, Ahmad Hayel Ibrahim.