Kepastian itu disampaikan oleh sekretaris PT LI, Tigorshalom Boboy. Dia menjelaskan pihaknya telah memverifikasi laporan dari manajemen Persija dan hasilnya klub kebanggaan Jakmania itu telah melunasi tunggakan gaji pemain di musim lalu.
Pernyataan Tigor tentu sangat mengejutkan karena sebelumnya Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menyatakan Persija adalah salah satu klub yang masih memiliki utang kepada pemain.
"Dalam perusahaan kan utang terbagi dalam dua kategori, ada utang kepada pemain, dan ada utang manajemen kepada owner. Tapi kalau Persija hutang kepada pemain sudah tidak ada. Kalau kita bicara utang kepada owner, tentu saja hampir 50 persen klub tidak bisa lolos," ujar Tigor saat ditemui di kantor PSSI, Senayan, Jakarta.
"Jadi kami masukkan mereka dalam kategori klub yang tidak berutang karena data yang diberikan tidak ada laporan tunggakan gaji pemain," lanjut dia.
Dengan hasil tersebut, berarti pada Liga Super Indonesia (LSI) musim depan Persija bisa menggunakan jasa pemain asing. Karena menurut Tigor, opsi larangan menggunakan jasa pemain asing hanya diperuntukkan kepada klub yang masih menunggak gaji kepada pemain dan staf pelatih.