Kabar tersebut diberitakan oleh harian Argentina, Clarin setelah mendapat kepastian dari agen Trezeguet. Menurut sang agen, kliennya telah mengumumkan pengunduran diri dari dunia sepakbola dan siap bergabung dengan tim manajemen juara Italia Juventus.
Trezeguet memiliki kenangan panjang bersama raksasa Italia itu. Selama kurang lebih satu dekade David Trezeguet memimpin lini depan Juventus. Bersama Si Nyonya Tua ia mencetak 149 gol dari 245 pertandingan sejak tahun 2000 hingga 2010.
Selain memperkuat Prancis pada Piala Dunia 1998, Trezeguet juga menjadi pahlawan Prancis di Piala Eropa tahun 2000. Meski mencetak gol pada final Piala Dunia 1998 saat Prancis menjadi juara, gol yang paling dikenang dari sang penyerang adalah gol emas di masa perpanjangan waktu saat Prancis mengalahkan Italia di final Piala Eropa tahun 2000.
Ia pun pernah mencatatkan pengalaman pahit di lapangan hijau. Salah satunya saat menjadi satu-satunya pemain Prancis yang gagal saat melakukan eksekusi penalti pada final Piala Dunia 2006. Italia akhirnya lolos dan sejak itu ia jarang dimainkan oleh pelatih Raymond Domenech.
Trezeguet lahir di Prancis dari ayah yang merupakan orang Argentina. Meski ia tumbuh di Argentina, ia bergabung dengan AS Monaco pada 1995.
Setelah meninggalkan Juventus, Trezeguet bermain untuk sejumlah klub Argentina termasuk River Plate dan Newell's Old Boys, dan mengakhiri hari-harinya sebagai pemain di Pune City yang berkompetisi di Liga Super India.