PSSI Batal Temui Menpora

Kamis, 22 Januari 2015 17:43 WIB
Penulis: Yohanes Ishak | Editor:
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin saat diwawancarai pewarta di kantor Kemenora, Jakarta, Kamis (22/01/15). Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin saat diwawancarai pewarta di kantor Kemenora, Jakarta, Kamis (22/01/15).

PSSI memenuhi undangan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk melakukan pertemuan. Pertemuan ini juga sekaligus mengikuti saran dari Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).

PSSI Beserta jajaran seperti Ketua Umum, Sekjen, Exco, serta perwakilan lainnya mendatangi gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga di bilangan Senayan. Setelah tiba dan menunggu hampir lebih dari satu jam Menpora tak kunjung datang.

Niatan pengurus PSSI untuk bertemu dengan Menpora pun urung terlaksana. Menanggapi hal ini Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, dirinya mengerti dan memaklumi jika Menpora, Imam Nahrawi juga memiliki kesibukkan yang tidak bisa ditinggalkan.

 "Kami (PSSI) datang karena memenuhi anjuran yang diberikan oleh Komisi Sepuluh DPR RI untuk menemui Menpora, seluruh pengurus kami telah hadir di sini. Tapi sepertinya Pak Menteri (Imam Nahrawi) memiliki kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan, jadi nanti kami harap kita bisa mengatur waktu lagi agar tidak lama untuk bertemu dengan beliau," ujar Djohar Arifin di Gedung Menpora.

Djohar Arifin juga mengaku dirinya tidak ada rasa kecewa dan hanya berpikir positif saja mengenai ketidakhadiran Imam Nahrawi dari waktu yang telah dijanjikan. Ia mengatakan bahwa pihaknya juga masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sehingga jadwal bertemu dengan Menpora akan diatur kembali.

"Kami diundang jam empat sore dan kami sudah tiba kurang dari lima atau sepuluh menit waktu dan di sini kita sudah sekitar 45 menit. Kami pikir yang positif dan baik-baik saja, Pak Menteri ada kesibukkan di luar jadi kami memaklumkan itu,” tambah Djohar.

“Kami tidak akan menunggu karena kami juga masih banyak pekerjaan lain, untuk apa kita menunggu juga kalau sudah tahu Pak Menteri tidak datang," tandas ia.

1