Sriwijaya FC terlalu digdaya bagi tim daerah, bahkan meski menurunkan pemain mudanya, tim Porprov ini tak sangup meladeni permainan Alan Martha dan kawan-kawan.
Akan tetapi, meskipun menang besar ternyata pelatih kepala Benny Dollo sama sekali belum puas. Pelatih yang biasa disapa Bendol itu belum puas karena menilai anak asuhnya masih belum mengerah kemampuan terbaiknya.
Menyimpan kemampuan terbaiknya, kata Bendol, berarti menganggap remeh lawan. Hal itulah yang tidak terlalu membuat eks pelatih Persija Jakarta tersebut senang.
"Pemain masih menganggap remeh lawan, itu tak bagus bagi permainan, ke depan jangan sampai terulang," kata Bendol usai pertandingan.
Pelatih berusia 62 tahun ini tak mau melihat hal yang sama saat anak asuhnya melawan Persiram Raja Ampat.
Sriwijaya FC harus mengerahkan kemampuan terbaiknya sehingga pelatih akan tau sampai batas mana kekuatan Laskar Wong Kito.
"Harusnya pemain tak anggap remeh lawan, pemain tak boleh ulangi laga di laga uji coba kedua nanti," ujarnya.