Dibantai Hanoi, Persib Ambil Hikmahnya‏

Rabu, 11 Februari 2015 21:16 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor: Gema Trisna Yudha
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT

Bukan hanya dari teknis bermain saja, namun dari segi non teknis pun akan dijadikannya sebagai acuan agar kedepannya timnya jauh lebih siap.

"Dari mulai keberangkatan, kita sudah seperti dadakan. Banyak problem dijalan. Terus kita tiba di Hanoi pukul 01.00 dini hari. Belum lagi cuaca disana dingin. Kita yang tidak punya persiapan, ya bermain seperti biasanya, tuan rumah enak, karena tahu kondisi, mereka pakai sarung tangan," cerita Djadjang saat ditemui sepulang dari Hanoi, Vietnam di Mes Persib Bandung, Ahmad Yani Bandung.

Bukan hanya itu, lanjut Djadjang, sesaat sebelum bertanding, salah satu penggawa andalannya, Yandi Sofyan Munawar tidak masuk dalam susunan lineup. Hal itu dikarenakan foto Yandi dalam id card, berganti menjadi wajah Abdulrahman. Padahal untuk penamaan sudah benar.

"Itu kesalahan kita sendiri sebenarnya, seharusnya kita periksa dulu dari jauh-jauh hari," kata Djadjang.

Untuk itu, kedepannya pelatih yang akrab disapa Djanur ini berharap kesalahan yang terjadi tidak terulang. "Banyak pengalaman dari pertandingan kemarin. Salah satunya bagaimana supaya kedepan tidak terulang, baik perjalanan dan kesiapan tim," tuturnya.

Dengan itu juga, pihaknya akan fokus kedepan, terutama dalam menghadapi kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2015 yang akan digulirkan pada 21 Februari 2015 mendatang.

"Pembukaan ISL nanti akan sangat penting buat kami dan buat pemain. Kemarin kita dipermalukan, di ISL kita punya kesempatan untuk memperbaiki nama kita kembali menjadi lebih baik," tegasnya.

Pada kick off LSI 2015 nanti, Persib Bandung akan berhadapan dengan Persipura Jayapura di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.