Emile Mbamba rasanya sudah habis rasa sabarnya terhadap mantan klubnya, Persiba Bantul. Kini dia meminta mantan klubnya tersebut segera melunasi gaji yang belum ia terima selama enam bulan.
"Saya sudah bersabar mengikuti keinginan mereka. Manajemen berjanji membayarkan gaji saya pada Desember lalu. Tapi tidak ada kejelasannya meski sudah lewat Januari. Ini sudah masuk Februari, tapi mereka juga tak segera menyelesaikan gaji kami," kata Mbamba.
"Bila tidak ada kejelasan, saya akan mengadukan kasus ini ke FIFA. Saya tidak bermaksud jahat pada siapa pun. Saya sudah memperingatkan bila tidak segera diselesaikan, saya akan mengirim surat ke FIFA," jelasnya.
Penyerang asal Kamerun ini menilai manajemen Persiba tidak memiliki itikad untuk melunasi gajinya. Bukan tanpa alasan, sebab bagi pemain asal Kamerun ini Persiba sejatinya memiliki dana namun memang tidak ingin menyelesaikan permasalahannya.
"Untuk persiapan tim saja membutuhkan dana. Ini berarti mereka punya dana. Lalu mengapa mereka tak menyelesaikan gaji pemain di musim lalu. Apakah Persiba bisa ikut kompetisi bila menghadapi masalah keuangan dengan belum dibayarkannya gaji kami," beber Mbamba.
Mbamba mengungkapkan dia sesungguhnya tak meminta gaji dibayarkan semuanya. Dia hanya meminta empat bulan gaji. Apalagi dirinya baru sembuh dari sakit tifus sehingga tidak bisa mengikuti seleksi di berbagai klub Indonesia Super League (ISL).
"Saya hanya meminta empat bulan gaji. Saya butuh uang setelah menjalani perawatan karena sakit. Saat sembuh, saya tak bisa ikut seleksi karena klub-klub ISL sudah memiliki semua pemain asing," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Persiba, Wikan Wirdo Kisworo berharap pemain bersabar. Pasalnya, Persiba masih menunggu dana subsidi dari PT Liga Indonesia yang juga tak segera dituntaskan.
Persiba mendapat subsidi sebesar Rp2 miliar. Sedangkan subsidi yang belum dibayarkan masih Rp600 juta.