Ferry menambahkan dengan adanya kerjasama dengan Pemprov melalui PT Jakarta Propertindo (Jakpro) ini justru akan menambah besar aset yang dimiliki Persija.
"Nanti akan ada audit keuangan terlebih dulu. Dan seiring berjalan, nantinya Jakpro akan memegang saham 60 persen, pemilik lama 20 persen, dan manajemen memiliki 20 persen," tutur Ferry.
Tapi yang pasti dengan adanya kerjasama dengan Pemda, tentu aset yang kami miliki akan jadi membesar," lanjut dia.
Untuk sementara ini, Pemprov DKI baru akan mengakuisisi saham sebesar 20 persen saja. Langkah itu diambil sebagai bentuk keseriusan mereka untuk ikut membantu Persija keluar dari kesulitan finansial.
Selain itu, kedua belah pihak sudah saling memaparkan rancangan program. Dan menurut Ferry hal itu memunculkan sebuah sinergitas. Rencananya nanti akan dibangun sarana dan prasarana pendukung untuk Persija yang bisa dikomersialisasikan.
Akan tetapi manajemen Persija saat ini juga diminta untuk menjaga prestasi klub kebanggaan Jakmania. Karena sudah hampir 14 tahun mereka tidak mampu lagi meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi di tanah air.
"Target dari Pemda dalam lima tahun mendatang harus dapat gelar juara. Tapi melihat skuad yang ada saat ini, saya pikir sudah cukup menunjukkan keinginan meraih juara," tuntas mantan anggota Exco PSSI itu.