Jokdri Berharap Tidak Ada Penunggakan Gaji di ISL 2015

Sabtu, 14 Februari 2015 22:30 WIB
Penulis: Yohanes Ishak | Editor: Aditiyo Wirawan
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono memberikan keterangan pers di kantor PSSI menanggapi kesimpulan yang dikeluarkan oleh BOPI di kawasan GBK, Jakarta. Sabtu (14/02/2014). Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT
CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono memberikan keterangan pers di kantor PSSI menanggapi kesimpulan yang dikeluarkan oleh BOPI di kawasan GBK, Jakarta. Sabtu (14/02/2014).

Nantinya, setiap perwakilan tim diwajibkan untuk menemui pengurus dari PT Liga Indonesia pada hari Senin, 16 Februari 2015 mendatang, untuk membahas hal-hal apa saja yang harus dipenuhi dalam peraturan ISL.

"Mereka akan datang untuk membahas hal-hal yang ada dalam liga nanti dalam emergency meeting. Karena kita ingin agar setiap kick off dapat ter-maintence dan kompetisi berjalan dengan baik," ujar Joko Driyono, Sabtu (14/02/15).

"Saya katakan emergency meeting itu penting, karena saya juga ingin agar setiap tim memiliki prioritas agar ada tahapan-tahapan rasional yang bisa kita eksekusi. Tahapan utama yang harus dipenuhi adalah bagaimana klub-klub bisa memenuhi gaji pemain. Itu yang jadi target utama kita," lanjutnya.

Pria yang akrab disapa Jokdri tersebut mengakui bahwa masalah utama dalam ISL beberapa musim sebelumnya memang terkait dengan masalah tunggakan gaji. Oleh sebab itu, dirinya tidak ingin ada lagi tim yang melakukan tunggakan dalam ISL musim 2015 nanti.

2