Bagi seorang pendukung fanatik, menerima kekalahan terkadang menjadi hal yang sulit dilakukan. Apalagi bila kekalahan itu dialami dari musuh beuyutan, dan terjadi pada detik-detik akhir pertandingan.
Akan tetapi, kekecewaan itu tidak semestinya membuat fans menjadi lupa diri dan meluapkannya dengan berbuat kekerasan seperti yang dilakukan salah satu pendukung klub Bundesliga, FC Koln.
Mereka menginvasi lapangan dan melempar flare kepada pemain lawan. Mereka kesal karena timnya dibobol oleh pemain Gladbach yaitu Granit Xhaka saat laga hampir berakhir.
Akibatnya, sempat terjadi kejar mengejar antara fans Koln dengan pihak kepolisian. Kubu suporter Gladbach yang bertindak sebagai tuan rumah ikut berang dengan ulah fans lawan, sehingga ikut turun dan berkelahi.
Kejadian ini sangat disesali oleh pihak Koln. Mereka pun mengeluarkan pernyataan resmi dengan mengatakan, "Siapapun yang mengklaim dirinya sebagai fans Koln dan bertindak seperti ini tidak mengerti aturan sepakbola dan sangat tidak diinginkan."
"Koln akan melakukan apa saja dengan mengerahkan segala kekuatan untuk mengidentifikasi perusuh dan memberi sanksi untuk grup yang terlibat. Kami juga meminta agar fans untuk menjauhkan diri dari segala macam tindakan ekstrim legal yang berkaitan dengan klub ini," tambah pihak Koln.



