Tunda ISL, Ini Alasan Kemenpora ke DPR

Minggu, 22 Februari 2015 19:33 WIB
Penulis: Riki Ilham Rafles | Editor: Joko Sedayu
© Grafis: Yuhariyanto/INDOSPORT
 Copyright: © Grafis: Yuhariyanto/INDOSPORT

Sebelumnya Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya, menyebarkan rilis yang berisi permintaan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, untuk mencabut keputusan menunda ISL karena khawatir FIFA akan memberikan sanksi kepada Indonesia.

Menanggapi hal itu, Kemenpora berjanji akan memaparkan alasan dan latar belakang kebijakan tersebut agar anggota Komisi X dapat memahami dan mendukung apa yang dilakukan Menpora.

"Nanti Kemenpora akan menjelaskan kepada Komisi X terkait masalah penundaan kompetisi ISL 2015 ini. Substansi penjelasannya nanti adalah, keputusan Kemenpora dan BOPI sudah dipertimbangkan dan untuk perbaikan kualitas persepakbolaan nasional Indonesia," demikian bunyi rilis Kemenpora yang diterima INDOSPORT.

Selain itu, Kemenpora juga melampirkan pernyataan permintaan maaf kepada berbagai pihak yang merasa dirugikan dengan adanya keputusan penundaan kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu.

"Kami sepenuhnya menaruh simpati kepada berbagai pihak. Namun, keputusan ini terpaksa ditempuh untuk loncatan perbaikan yang lebih signifikan," lanjut isi pernyataan tersebut.

Lebih jauh Kemenpora menjelaskan langkah yang mereka ambil terhadap PSSI itu bukan karena ada maksud tertentu. Pihaknya juga menghormati aturan-aturan FIFA yang mengedepankan independensi para anggotanya.

Mereka juga tetap akan berkomitmen untuk memberikan perhatian yang sama terhadap cabang-cabang olahraga yang lain, terlebih belakangan ini prestasi Indonesia di ajang multi event internasional cenderung memprihatinkan.

Pertemuan Kemenpora dengan Komisi X kemungkinan akan terjadi setelah masa reses DPR, yang akan berakhir pada 22 Maret 2015.