Ini Hasil Verifikasi AFC untuk Arema

Jumat, 27 Februari 2015 14:51 WIB
Editor:
 Copyright:

Kedatangannya perwakilan AFC ke Malang merupakan rangkaina untuk meninjau tiga klub Indonesia. Setelah dari Persipura Jayapura, kini mereka melakukan inspeksi kepada Arema.

Inspeksi tersebut terkait lima aspek sebagai persyaratan verifikasi. Mulai pemeriksaan dokumen legalitas dan financial, serta administrasi dan personalia.

Bahkan, perwakilan AFC juga melakukan pemeriksaan secara langsung terkait suporting dan pembinaan usia dini. Demikian pula infrastruktur Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Club Licensing Officer Arema Cronus Sudarmaji menilai, verifikasi yang dijalankan AFC kali ini jauh lebih ketat dibandingkan verifikasi sebelumnya.

"Karena yang turun langsung adalah Manjer Licencing Klub AFC, Mahajan Vasuden Nair. Kali ini pemeriksaan lebih detil dan serius. Sebab Arema memang dituntut bisa mempertahankan dan melakukan sejumlah perbaikan dibanding tahun lalu untuk tetap mendapatkan lisensi klub profesional," ucap Surmaji.

Dalam penilaian aspek infrastruktur, Mahajan meminta manajemen Arema melakukan perbaikan terhadap kualitas infratsruktur Stadion Kanjuruhan.

"Mahajan tidak menyebut fasilitas apa yang kurang dan harus ditambah. Infrastruktur ada dua jenis verifikasi faktual ke lapangan dan dokemen pendukung," ucapnya.

Untuk aspek finansial, perwakilan AFC, lanjutnya lebih banyak menanyakan tentang proyeksi keuangan klub dan kondisi keuangan pada saat ini. Mereka sama sekali tidak menyingung mengenai pajak yang selama ini diributkan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

"Tidak menyinggung soal pajak sama sekali. Meskipun kita sudah menyampaikan auditnya dan mereka menghargai progress yang dilakukan klub. Mereka mendampingi dan memberi masukan agar lebih baik, bukan menakut-nakuti dan mengeksekusi kesalahan. Mereka juga memantau perkembangan sepakbola Indonesia," bebernya.

Sementara untuk aspek suporting dan pembinaan usia dini, perwakilan AFC juga memberikan saran perbaikan untuk program pembinaan usia dini. 

"Standartnya harus ada 40 sampai 41 pertandingan dalam satu tahun, itu harus terukur. Aspek SDM dan Personalia ditanyakan sejauh mana Arema mengontrak pelatih akademia dan pelatih senior serta lisensi yang dimiliki pelatih. Alhamduliah pelatih di senior sudah banyak yang mengantongi lisensi AFC dan sekitar 80 persen pelatih akademi Arema sudah berlisensi pelatih," beber pria yang juga menjadi media oficer Arema.

Menurut Sudarmaji, perwakilan AFC dan PSSI akan membahas hasil verifikasi pada Sabtu 28 Februari mendatang, setelah selesai melakukan verifikasi ke Persib Bandung. 

"Sifatnya lebih konstruktif, untuk perbaikan dan ada tenggat waktunya," paparnya.

Sudarmaji menambahkan dari verifikasi ini, manajemen Arema akan mendapatkan hasil penilaian dan masukan pada tiga bulan kedepan. Hasil penilaian akan disampaikan AFC kepada PSSI untuk selanjutnya disampaikan ke masing-masing klub untuk dilakukan perbaikan. 

"Jika masukan tidak dipenuhi tahun depan Arema tak bisa turun di pertandingan tingkat Asia," tandasnya.

2