ISL Molor, Divisi Utama Jadi Korban

Jumat, 27 Februari 2015 19:30 WIB
Penulis: Riki Ilham Rafles | Editor:
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
CEO PT Liga Indonesia (LI), Joko Driyono, saat ditemui di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (27/02/15). Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
CEO PT Liga Indonesia (LI), Joko Driyono, saat ditemui di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (27/02/15).

Padahal hampir semua klub sudah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. Tentu menjadi menakutkan bagi mereka jika hingga saat ini PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi belum bisa memberi kepastian.

Hal itu jelas akan berimbas pada pengeluaran klub untuk pembiayaan selama masa persiapan. Menanggapi hal itu, CEO PT Liga Indonesia (LI), Joko Driyono menjanjikan secepatnya melakukan penyesuaian jadwal untuk Divisi Utama.

Namun dia meminta para klub bersabar karena saat ini, PT LI masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup kompleks terkait pelaksanaan ISL 2015.

"Hampir pasti Divisi Utama paling cepat dua minggu setelah ISL bergulir. Saat ini fokus kita adalah jadwal ISL. Setelah confirm kita pengen masuk penjadwalan Divisi Utama," ujar Joko saat ditemui di kantor PSSI, Senayan, Jakarta.

Lebih jauh Joko mengungkapkan rencananya untuk berkoordinasi dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) terkait verifikasi terhadap klub-klub Divisi Utama.

Hal itu jelas diperlukan agar kelak kesalahpahaman seperti yang terjadi di tingkat kompetisi ISL tidak terulang kembali. 

"Kita akan koordinasi dengan BOPI, kalau DU kan semi profesional. Mereka tidak seperti ISL," tuntas pria yang akrab disapa Jokdri itu.

3