Persita Ingin Jajal Kekuatan Persija

Sabtu, 28 Februari 2015 07:01 WIB
Editor: Irfan Fikri
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Pemain Persita Cristian Carrasco mencoba melewati kawalan pemain Pelita Bandung Raya (PBR) Bambang Pamungkas (jersey no 20) dan Wildansyah (jersey no 22) pada pertandingan penentuan delapan besar di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14). Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Pemain Persita Cristian Carrasco mencoba melewati kawalan pemain Pelita Bandung Raya (PBR) Bambang Pamungkas (jersey no 20) dan Wildansyah (jersey no 22) pada pertandingan penentuan delapan besar di stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (05/09/14).

Menurut dia, latih tanding tersebut bertujuan menambah jam terbang bertanding bagi pemain muda yang telah direkrut memperkuat tim.

"Kami sudah jalin komunikasi dengan manajemen dan pelatih Persija dan mendapat tanggapan serius," kata Bambang Nurdiansyah.

Saat ini tim berjuluk Pendekar Cisadane itu merekrut sejumlah pemain muda hasil pembinaan secara matang Persita U-21.

Bahkan tim tersebut juga sudah pernah melakukan latih tanding dengan Barito Putra, Kalimantan Selatan dan Persiram Raja Ampat, Papua Barat.

Namun tim gagal latih tanding dengan Pelita Bandung Raya (PBR), Kabupaten Bandung, Jabar akibat jadwal kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 yang belum pasti.

Untuk pengganti PBR itu, pelatih akhirnya mengajak Pengcap PSSI Jakarta Barat dan Martapura FC meski pertandingan sempat terhenti karena ulah penonton.

"Pertandingan uji coba itu penting apalagi buat pemin muda supaya tidak mengalami demam panggung pada laga sesungguhnya, "kata mantan pelatih PSIS Semarang itu.

Bambang mengatakan manajemen dan pelatih Persija menyanggupi ajakan latih tanding, namun saat ini masih menunggu waktu yang tepat.

Sementara itu, Asisten Manajer Persita, Daniel Ramdani mengatakan pihaknya mengusulkan kepada pelatih untuk melakukan seleksi terhadap pemain lini depan.

Daniel menambahkan dari beberapa kali latih tanding terlihat pergerakan pemain lini depan masih tumpul, maka perlu penambahan.

Persita hanya memiliki pemain lini depan Riski Novriansyah dan Jalwandi Jamal, maka perlu ditambah agar tidak kekurangan bila terjadi akumulasi kartu kuning dan cedera fisik.

Pelatih padahal telah melakukan seleksi terhadap mantan penyerang Yahukimo FC, Papua, Ibnu Adzan tapi tidak memenuhi persyaratan karena pergerakannya lamban.

1