Menurut Joko, hal itu layak didukung karena bertendensi untuk memajukan industri sepakbola ke arah yang lebih baik lagi ke depannya nanti.
"Sejak 23 Februari kemarin yang harus kita jadikan referensi adalah niat kita dulu ya, antara PSSI dan BOPI untuk sama-sama mendorong industri ini tumbuh. Tentu dengan upaya-upaya meningkatkan profesionalisme di level klub," ujar Joko saat ditemui di kantor PSSI, Senayan, Jakarta.
Sebelumnya, BOPI mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan setiap klub sepakbola yang akan menggelar laga uji coba wajib melaporkan ke mereka. Hal itu sudah dilakukan oleh Bali United Pusam yang akan menjajal kekuatan Persib Bandung pada 7 Maret mendatang.
Meski begitu, pria yang akrab disapa Jokdri itu mengatakan akan melakukan komunikasi lanjutan dengan BOPI. Karena selama ini pertandingan uji coba antarklub sebenarnya tidak masuk dalam ranah urusan PSSI sebagai induk organisasi.
"Tentu ada perbedaan angle dalam memandang hal itu antara PSSI dan BOPI. Tadi saya bicara dengan Pak Noor Aman. Prinsipnya ini adalah proses yang tidak ketat sehingga tidak akan menyulitkan teman-teman klub," lanjut dia.