Sebanyak 23 pemain dipanggil timnas U-22 untuk mengikuti pemusatan latihan tahap akhir guna persiapan Pra-Piala Asia. Tim Garuda Muda bakal menghadapi Timnas U-23 Vietnam di My Dinh Stadium, Hanoi, Minggu (8/3/2015) mendatang. Mereka bahkan telah menjalani latihan sejak, Minggu (1/3/2015) lalu.
Namun, komposisi itu belum lengkap karena lima pemain Persebaya yang diminta untuk bergabung pada pemusatan latihan tahap akhir di Lapangan Sutasoma, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, tak kunjung tiba. Kelimanya adalah Putu Gede Juni Antara, M Zainuri, Evan Dimas Darmono, Zulfiandi, dan Ilham Udin Armaiyn.
Atas pemanggilan lima pemainnya tersebut, manajemen Bajul Ijo meradang. Mereka merasa dirugikan andai lima pemainnya absen di masa persiapan. Apalagi, Persebaya tengah melakukan persiapan akhir jelang kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Otavio Dutra dkk juga bersiap melakoni rangkaian uji coba dalam tur Jawa Tengah, 6-8 Maret ini.
"Kami sudah melakukan pembicaraan dengan BTN dan pelatih timnas. Hasilnya, dari semula lima pemain yang dipanggil, mereka sepakat jika Persebaya mengirim tiga pemain saja," jelas Manajer Persebaya, Sulaiman Hary Roeswanto kepada INDOSPORT, Selasa (3/3/2015).
Menurutnya, manajemen telah memberangkatkan tiga pemain, petang tadi. Mereka adalah Putu Gede Juni Antara, Evan Dimas Darmono dan Ilham Udin Armaiyn. "Mereka bertiga sudah berangkat tadi . Tiket perjalanan ketiganya sudah ditanggung oleh PSSI, jadi mereka batal berangkat bareng Pak CEO (I Gede Widiade)," ujar mantan manajer Persitara Jakarta Utara ini.
Pria yang kerap disapa Gendhar ini juga menampik anggapan bahawa Persebaya merupakan 'anak emas' BTN. Padahal, dari rilis BTN beberapa waktu lalu, tidak hanya Persebaya yang lima pemainnya turut dipanggil. Barito Putra juga harus melepas lima pemain. Mereka adalah Teguh Amiruddin, Hansamu Yama Pranata, Manahati Lestusen, Paulo Sitanggang, dan Antoni Putro Nugroho.
Tidak seperti Persebaya, skuad Bekantan Hamuk (julukan Barito Putra) dengan sukarela melepaskan lima pemainnya tersebut kendati juga tengah dalam masa persiapan ISL 2015. "Tidak ada itu anak emas BTN atau Aji. Dia (Aji) bahkan masih ngotot kami harus memberikan lima pemain ke timnas," ketus Gendhar.
"Kalau kami dianggap anak emas, seharusnya ya hanya 1-2 pemain saja yang dipanggil. Sama seperti klub lain yang mayoritas pemain dipanggil ke timnas maksimal hanya dua," sambung pria yang juga menjadi wartawan di ibukota ini.
Pada kesempatan terpisah, Sekretaris BTN Sefdin Syaifudin juga menampik jika pihaknya dianggap menganakemaskan Persebaya. Menurutnya, BTN memahami kebutuhan tim kebanggaan Bonekmania itu yang akan melakoni uji coba sebagai bagian persiapan kompetisi ISL 2015.
"Mereka (Persebaya) tidak nggandoli pemainnya. Mereka hanya meminta keringanan soal jumlah pemain yang dipanggil dari lima menjadi tiga. Akhirnya, setelah kami bahas dengan coach Aji, diputuskan hanya Putu, Evan dan Ilham yang ke TC. BTN tidak menganakemaskan Persebaya. Mereka kooperatif melakukan komunikasi dengan kami," tegas mantan wartawan ini.