Premier League

Pemain Argentina Selalu 'Bermasalah' di Man United?

Kamis, 5 Maret 2015 23:24 WIB
Editor:
 Copyright:

Sepanjang sejarah Man United sudah lima kali membeli pemain berdarah Argentina. Pada musim panas 2011, Lazio harus merelakan gelandang serang mereka, Juan Sebastian veron terbang ke Old Trafford. Selama hampir 3 tahun, Veron ternyata menunjukan penampilan yang biasa. 

Ia hanya bisa tampil bersama Man United selama 82 caps dan mencetak 11 gol. Bukan angka yang sangat baik jika dibandingkan saat ia bermain untuk Lazio. Pemain berkepala pelontos ini pun hijrah ke Chelsea. 

Masih penasaran dengan pemain asal Argentina, bos Man United kala itu, Sir Alex Ferguson kembali merekrut bek kiri asal Argenina, Gabriel Heinze. Beda dengan Veron, Heinze sedikit lebih baik di Old Trafford. 

Di musim pertamanya ia dinobatkan sebagai Player of the Year. Meski hanya mencetak 1 gol selama empat tahun bermain bersama Man United, Heinze disebut sebagai bek kiri terbaik yang pernah dimiliki Man United. 

Selanjutnya Man United kembali rekrut orang Argentina. Kali ini Sir Alex merekrut pemain yang miliki 'naluri'  bad boys, Carlos Tevez. Meski menyumbang 34 gol dari 99 caps, Tevez malah berulah dan sering bertengkar dengan beberapa pemain Man United lainnya. Ia sempat bersitegang dengan Gary Neville saat Tevez membela Man City. Menurut Neville, Tevez tinggalkan jejak buruk di Old Trafford. 

Usai Sir Alex Pensiun, Tevez ialah pemain berdarah Argentina yang pernah bermain di Old Trafford. Saat Louis Van Gaal didapuk jadi pelatih kepala Man United awal musim lalu, van Gaal coba ikuti 'jejak' Sir Alex. 

Pembelian pertama pemain berdarah Argentina yang direkrut Van Gaal ialah bek tengah, Marcus Rojo. Bek yang sempat bersinar di Piala Dunia 2014 di Brasil. Namun bukannya tunjukan penampilan bagus, Rojo lebih sering mengundang hal kontroversial, mulai dari pajang foto gembong narkoba hingga gunakan jersey Barcelona. Rojo pun tunjukan penampilan yang tidak baik bahkan selevel dengan bek muda Man United, Paddy McNair. 

Selanjutnya Van Gaal membeli Angel Di Maria. Di awal musim, Di Maria seperti menunjukan permainan apik dan nyetel dengan Man United. Namun itu tidak berlangsung lama karena di pertandingan-pertandingan selanjutnya mantan winger Real Madrid itu hanya sering duduk dibangku cadangkan atau bermain namun tidak full 90 menit. Banyak rumor yang menyebut Di Maria tidak bertahan di Old Trafford di musim depan. 

4