Arema Taklukkan PBR di Bali

Kamis, 12 Maret 2015 20:17 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Gelandang Arema Cronus, Ferry Aman Saragih menjadi bintang dalam pertandingan ini. Ia mencetak gol pembuka Singo Edan di menit ke-59 lewat tandukan usai memanfaatkan umpan silang Dendi Santoso. Ferry juga berperan atas lahirnya gol kedua yang dicetak Cristian ‘El Loco’ Gonzales di menit ke-60.

"Dengan kemenangan 2-0 ini, cuma untuk pertandingan awal tim masih meraba-raba lawan, babak pertama ya aman dulu. Baru di babak kedua kita maksimalkan, hasilnya cukup bagus," kata Pelatih Arema Cronus, Suharno.

Dalam laga perdana ini, Sebenarnya tim Singo Edan memulai pertandingan dengan langsung mengejutkan. Gelandang Ahmad Bustomi langsung mendapatkan peluang melalui eksekusi tendangan bebas, namunmasih menerpa tiang gawang PBR.

"Bustomi juga cukup bagus," ucapnya. PBR yang mendapat tekanan dari Arema balas menekan yang membuat tim Singo Edan agak kerepotan lantaran tidak turunnya sejumlah pemain pilar sebagai starter.

Sehingga, memaksa laga berakhir tanpa gol pada babak pertama. "PBR tim bagus, mantan pemain ISL semua, PBR main bagus di babak pertama, tapi kemudian di babak kedua menurun," sambung pelatih berlisensi A AFC ini.

Arema Cronus yang tak ingin mengakhiri laga perdana dengan tangan hampa, tim pelatih melakukan sejumlah pergantian sebelum babak kedua bergulir. Yakni dengan memasukkan Sengbah Kennedy dan Ferry Aman Saragih.

Pergantian ini membuahkan hasil menggembiirakan. Pasalnya, di menit ke-58, Ferry Aman Saragih memecah kebuntuan dengan mencetak gol ke gawang PBR.

"Ferry Aman memang kita mainkan di babak kedua ini sudah settingan dari tim pelatih, sebab Ferry punya kelebihan, punya ketenangan bisa membaca permaianan lawan, dia menjadikan permainan menjadi hidup," urainya pelatih berusia 56 tahun ini.

Bahkan, selang beberapa menit kemudian, Arema memperbesar keunggulannya. Giliran Cristian Gonzales yang mencatatkan nama sebagai pencetak gol setelah menyambar umpan pendek Fery Aman Saragih.

"Peranan Ferry cukup bagus, dengan peranan Bustomi yang bekerjasama dengan Ferry," akunya.

Sebenarnya, setelah kebobolan dua gol tersebut, PBR mencoba keluar dari tekanan. Mereka berupaya untuk mengejar ketertinggalan.

"Seperti tadi kita harus jujur, hari ini kita ada pertandingan berat sekali. Game pertama kita langsung dapat game besar, dan kita harus perbaiki sebelum ISL, tapi buat saya oke," ungkap Pelatih PBR Dejan Antonic.

Menurut Dejan, kekalahan timnya disebabkan lantaran telah menurunnya stamina dan konsentrasi pemain setelah memasuki babak kedua. Padahal, di babak pertama PBR mampu menyulitksn tim Singo Edan.

"Babak kedua sampai menit 60 kita tetap bagus sekali, tapi mungkin karena capek mungkin karena stamina, konsetnrasi kita 5 menit dua gol. Menit 65 sudah mulai turun," sambungnya.

Namun, Dejan tetap mengaku bangga dengan permainan anak didiknya walau mengalami kekalahan di laga pembuka Bali Island Cup 2015 ini.

"Beda jauh dengan tim besar, yang punya pengalaman dan pemain berkualitas seperti Arema, beda sama PBR yang punya pemain muda. PBR musim ini jauh dari musim kemarin, kita kasih semangat buat pemain muda. Saya salut untuk kerja pemain hari ini," pungkasnya.

2