Vanishing spray mulai tenar setelah digunakan di Piala Dunia 2014 lalu, yang ternyata sangat berguna untuk mencegah aksi bandel para pemain yang bertugas jadi pagar betis saat akan dilangsungkan tendangan bebas.
Akan tetapi vanishing spray atau yang kadang disebut dengan magic spray (spray ajaib) karena bisa menghilang dengan sendirinya, telah lama digunakan di Amerika Selatan, jauh sebelum alat tersebut jadi tenar menyusul penggunaannya di Piala Dunia 2014.

Buktinya adalah satu laga derbi Brasil antara dua klub raksasa Samba, Corinthians kontra Santos, yang terjadi di Copa Libertadores 2012 silam.
Menjelang akhir babak kedua, tiga pemain Santos yang saat itu ingin mengamankan keunggulan klubnya atas Corinthians, mencoba mengulur-ulur waktu dengan berdiri terlalu dekat saat Corinthians mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Santos.
Akhirnya, sang hakim garis pun turun tangan dengan senjata rahasia andalannya, vanishing spray, namun tampaknya ia terlalu bersemangat sampai-sampai membuat batas hingga setengah lingkaran besar. Ada-ada saja.