PSPS & Martapura Habis-habisan Berebut Rp12,5 Juta

Jumat, 20 Maret 2015 21:41 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Gema Trisna Yudha
 Copyright:

Apakah kedua tim akan menurunkan pemain pelapis dan tak terlalu bernapsu mengincar kemenangan?

"Malah sebaliknya, kita melawan tim yang sama-sama turun divisi utama. Materi pemain sama, kualitas pemainpun tak jauh berbeda, kita ingin memenangkan pertandingan akhir," kata Pelatih PSPS Pekanbaru Philiep Hansen Maramic.

Dua pertandingan PSPS Pekanbaru sebelumnya melawan Sriwijaya FC ataupun Semen Padang bukanlah lawan sepadan. Secara materi pemain, Askar Bertuah dinilai wajar bila harus menelan kekalahan beruntun.

"Tapi partai akhir berbeda ini, kita ketemu lawan sepadan, tanpa pemain asing dan pemain lokal pun sepadan," katanya.

PSPS menargetkan meraih kemenangan, laga inipun menjadi kesempatan menjajal rivalnya di divisi utama yang akan digulirkan April mendatang.

Tapi sepertinya ini tak mudah, karena Martapura FC telah menyiapkan taktik dan strategi jitu meredam rivalnya.

Pelatih Martapura FC Frans Hawae mengatakan, lawan PSPS Pekanbaru akan menjadi persiapan terakhir anak asuhnya jelang digulirkannya divisi utama bulan depan.

Isnan Ali dan kawan-kawan akan tampil habis-habisan melawan PSPS Pekanbaru, bukan untuk posisi ketiga akan tetapi untuk mengukur batas kemampuan anak asuhnya.

"Kita juga ingin mengukur kekuatan lawan," katanya.

Jelang turun melawan PSPS, semua pemain siap turun, fisik pemain cukup prima meski menjalani dua partai berat.

"Semuanya siap, termasuk Isnan Ali yang sempat sakit pun sudah sembuh," ungkapnya.

1