Setiap pemain yang dipanggil untuk bergabung ke timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk diturunkan dalam laga uji coba melawan Kamerun pada Rabu (25/03/15) dan Myanmar pada Senin (30/03/15) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Seperti halnya bek kiri Arema Cronus, Johan Ahmad Alfarizie.
Tetapi pemain berusia 24 tahun itu harus berjuang keras menampilkan kualitasnya untuk mendapatkan satu tempat di skuad timnas senior.
“Yang jelas saat ini yang saya usahakan adalah berlatih dengan giat selama persiapan,” kata Alfarizie.
Alfarizie harus berusaha memikat hati tim pelatih. Pasalnya, dalam daftar pemain yang tergabung di bawah arahan pelatih sementara timnas, Benny Dollo, ada nama bek senior, Tony Sucipto. Tentu Alfarizie dituntut kerja ekstra untuk bisa menyaingi full back Persib Bandung tersebut.
Apalagi, dari sisi pengalaman di timnas, Tony sudah jauh di atas Alfarizie yang baru akan menjalani debutnya. Meski sebenarnya, pemain didikan Akademi Arema ini pernah bergabung di timnas, namun bukan di level senior melainkan Timnas U-23.
Kendati begitu, Alfarizie pantas menjajal level yang lebih tinggi. Pasalnya, Ia berbekal penampilan konsisten sepanjang musim lalu dan mengantarkan Arema menjuarai 4 turnamen pra-musim.
“Saya sangat antusias sekarang, karena masuk timnas adalah kebanggaan, dan setelah sekian lama baru kali ini ada panggilan dari timnas senior,” sambungnya.
Lebih lanjut, Alfarizie menambahkan, semua pemain yang ada di timnas memiliki kemampuan di atas rata-rata dan dirinya siap untuk bersaing dengan pemain lainnya. Namun, penentuan pemain yang akan mengisi bek sayap timnas tergantung pelatih.
“Saya masih belum tahu diturunkan atau tidak, untuk menjadi starter, hanya pelatih yang lebih tahu pastinya,” pungkasnya.
Berbeda dengan rekan setimnya di Arema, Hasim Kipuw. Pemain asal Maluku itu, menjadi pemain paling berpengalaman dan berpeluang mengisi bek kanan timnas Indonesia senior setelah mundurnya bek kanan, Supardi Nasir.
Supardi Nasir batal memperkuat timnas karena istrinya baru menjalani operasi. Supardi pun digantikan pemain muda Persija Jakarta, Saiful Indra Cahya. Minimnya pengalaman Saiful jelas membuat Hasim Kipuw lebih berpeluang menjadi pilihan seb