Ismed sebelumnya juga diplot sebagai gelandang bertahan kala Macan Kemayoran digasak Arema Cronus 5-0 dalam laga uji coba beberapa pekan lalu.
Namun, karena tim pelatih menilai wakil kapten Persija tersebut cukup baik bermain di posisi barunya, maka dalam beberapa latihan terakhir Ismed lebih banyak diinstruksikan bermain sebagai gelandang.
"Saya sudah merencanakan jauh-jauh hari, dan kita akan terus pantau karena dengan hilangnya beberapa defensive midfield, tentu saya butuh pemain yang juga kuat dengan bola di lini tengah," ujar Rahmad usai laga.
Lebih jauh pelatih yang akrab disapa RD itu mengungkapkan sebenarnya agak sedikit memaksakan Ismed bermain lebih lama dari yang direkomendasikan oleh dokter.
Seharusnya sang pemain hanya boleh bermain sekitar 30 menit saja, namun karena Ambrizal harus keluar lapangan karena cedera, dia terpaksa memaksakan Ismed untuk terus bermain sekitar 70 menit.
"Sebetulnya dia belum boleh dipaksakan, tapi karena Ambrizal cedera, saya memaksakan sambil dia me-maintance kondisi fisiknya. Saat in dia belum pulih 100 persen," tandas pelatih kelahiran 48 tahun silam tersebut.