Manajer Timnas Italia, Antonio Conte, memanggil Claudio Marchisio, untuk membela negaranya menghadapi Bulgaria di laga kualifikasi Piala Eropa 2016, Minggu (29/03/15) dini hari nanti, serta laga persahabatan kontra Inggris (01/04/15) mendatang, namun gelandang Juventus itu mengalami cedera di sesi latihan timnas.
Menyusul inisden cedera Marchisio tersebut, patron Juve, John Elkann, pun komplain bahwa sistem latihan yang diterapkan Conte di timnas terlalu berat dan keras hingga membuat para pemain rentan cedera.

Conte pun merespon bahwa saat di Juve, Elkann tidak pernah mempermasalahkan metode latihannya, sekaligus membantah bahwa para pemain timnas berlatih keras, melainkan berlatih maksimal.
Lalu muncul lah pernyataan Tavecchio bahwa Conte diancam akan dibunuh, dimana media Italia berspekulasi bahwa kemungkinan besar ancaman tersebut datang dari suporter garis keras Juve.

"Conte menerima ancaman pembunuhan dan terguncang," ujar Tavecchio, ia juga menambahkan bahwa ancaman itu diterima Conte via internet.
"Saya cukup lama menemui dan berbincang dengan Conte dan ia terlihat tidak tenang. Semua hal ini diberitakan di media sosial dan Conte sangat tidak nyaman dijadikan kambing hitam atas sesuatu yang bukan kesalahannya," tambah Tavecchio.
Laga persahabatan kontra Inggris (01/04/15) mendatang akan dihelat di Juventus Stadium dan hal itu menimbulkan keresahan, karena individual yang mengancam Conte tersebut bisa saja hadir ke stadion.