Menjadi pemain yang paling menonjol dalam sebuah klub bukanlah hal yang baru jika diminati oleh banyak klub lain. Permasalahannya adalah, bagaimana nasib klub yang akan ditinggalkan oleh sang pemain, terlebih jika klub tersebut dapat dikatakan bukanlah klub yang besar.
Hal ini tentu dirasakan oleh klub asal Inggris, tottenham Hotspur, yang sudah berpengalaman dalam hal kehilangan pemain bintang. Sebut saja, seperti Robbie Keane, Luka Modric, dan yang paling terakhir adalah Gareth Bale yang dibajak Real Madrid pada tahun 2013 yang lalu.
Seakan tidak pernah kehabisan pemain berbakat, saat ini mereka memiliki penyerang masa depan timnas Inggris, yakni Harry Edward Kane. Ya, pemain yang masih berusia 21 tahun ini merupakan pemain yang paling tajam di klubnya. Bahkan, Kane telah mencatat 19 gol di liga Inggris sekaligus mencantumkan namanya sebagai top skor sementara bersama striker Chelsea, Diego Costa.
Agar tidak kehilangan aset masa depannya tersebut, Tottenham Hotspur telah memagarinya hingga tahun 2019 mendatang. Namun, bukan tidak mungkin jika Kane dapat hengkang ke klub lain sebelum kontraknya berakhir. Menanggapi hal itu, pendukung mereka, yakni IndoSpurs, mengaku optimis jika pemain kesayangannya tersebut dapat bertahan dan bisa menjadi legenda dalam tim.
"Saya yakin kane akan bertahan, dia sudah perpanjang kontrak hingga tahun 2019. Jadi peluang untuk bertahan di musim depan masih ada," tutur Flaming Iskandar, Presiden IndoSpurs, kepada INDOSPORT.
Selain faktor kontrak, Flaming juga menjelaskan bahwa pemain yang pernah dipinjamkan ke Norwich dan Leicester City ini merupakan penggemar klubnya saat dirinya masih berusia 11 tahun.
"Saya rasa dia tidak akan kemana-mana, Harry kane sendiri merupakan penggemar Tottenham sejak dia masih berusia 11 tahun. Selain itu, faktor keluarga dia juga yang mendukung bermain di klub tersebut," lanjutnya.