Aremania: Keputusan BOPI Sarat Politis

Kamis, 2 April 2015 00:03 WIB
Editor: Ramadhan
© ARDIYANTO/INDOSPORT
 Copyright: © ARDIYANTO/INDOSPORT

Suporter yang terkenal loyal dalam memberikan dukungan terhadap tim berjuluk Singo Edan ini tetap fokus untuk menyiapkan dukungannya saat Arema Cronus menjamu Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang pada 4 April mendatang.

“Kami fokus menyiapkan dukungan untuk pertandingan pada 4 April nanti,” kata Aremania Koordinator Wilayah (korwil) Klayatan, Ahmad Gozali. Ia menegaskan, sikap Aremania bulat untuk tetap mendukung Arema saat melakoni laga perdananya.

Lebih jauh, Ahmad menilai keputusan yang dikeluarkan oleh BOPI dan tim 9 bentukan Menpora tidak jelas dan merusak tatanan sepakbola di Indonesia. Ia menganggap keputusan mereka penuh tendensi dan berbau politis.

“Itu mereka sudah ditumpangi berbagai kepentingan politik. Aremania tidak akan menggubris sikap mereka. Isinya BOPI itu orang-orang IPL semua,” ketusnya.

Bahkan, Aremania sambung Ahmad menyatakan akan memboikot Menpora dan BOPI apabila mereka berkunjung ke Malang.

“Aremania akan boikot Menpora dan Noor Aman jika berani menginjakkan kaki di Bumi Arema (Malang),” ancamnya. Hal itu, katanya, sebagai bentuk sikap ketidaksetujuan Aremania atas keputusan BOPI.

Ahmad menambahkan, Aremania mendapatkan kabar dari manajemen Arema Cronus, bahwa Arema Cronus bakal mendapat restu untuk mengikuti kompetisi ISL dari pejabat pemerintah.

“Saya dapat kabar langsung dari manajemen Arema. Wakil Presiden Jusuf Kalla minta supaya ISL tetap diikuti 18 klub, bukan 16,” tandasnya.