Didatangkan dari Barcelona pada tahun 2010, Yaya Toure mampu menjadi pemain sentral Manchester City. Ya, kala itu pemain berpaspor Pantai Gading tersebut datang saat usianya masih 26 tahun, dimana usia yang merupakan masa keemasan bagi pesepakbola. Sehingga tidak heran dirinya menjadi pemain penting dalam skuadnya.
Bersama The Citizen, Toure berhasil mempersembahkan gelar yang cukup banyak. Toure mengantarkan City merebut dua trofi Liga Inggris (2011-12, 2013-14), dua Piala FA (2011, 2013), satu Piala Liga (2014), dan dua Community Shield (2011, 2012).
Saat kontrak Toure habis pada Juni 2017 nanti, dirinya sudah berusia 33 tahun dan belum ada informasi mengenai masa depannya, apakah dia akan pensiun atau masih aktif bermain. Pendukung City di Indonesia, MCISC, memberikan komentar tentang sosok yang paling pas untuk menggantikan Toure jika pensiun atau hengkang dari City.
"Geoffrey Kondogbia, pemain asal Prancis milik AS Monaco. Menurut saya, dia sangat cocok untuk menjadi pengganti Yaya Toure. Dia masih muda, masih berusia 22 tahun, posisinya juga sama seperti Toure," kata Indra Haryadi, Sekretariat Pusat MCISC, kepada INDOSPORT, Kamis (02/014/15).
"Karakteristiknya hampir sama dengan Yaya. Dia bisa menyerang dan bertahan serta mampu mengatur ritme pertandingan, tendangan jarak jauh, teknik serta operannya juga bagus," lanjutnya.
Manchester City sebenarnya memiliki pemain yang berposisi sama seperti Yaya Toure. Namun, menurut Indra, belum ada pemain yang mampu menggantikan peran mantan pemain AS Monaco tersebut.
"Untuk menjadi pelapis Yaya Toure ada David Silva dan James Milner, tetapi untuk menggantikan perannya, belum ada yang bisa," tutupnya.