"Target kita adalah menang, itu yang pertama, karena kita menyadari bahwa pertandingan pertama selalu berbeda dan menyulitkan. Tetap kita harus main menyerang dan saya berharap gol cepat akan terjadi karena itu akan membuat kita semakin enjoy di lapangan," tegas Atep saat ditemui INDOSPORT di Mes Persib, Ahmad Yani Bandung, Jumat (03/4/2015).
Kemenangan itu, lanjut Atep akan menghapus catatan buruk Persib Bandung yang terjadi pada musim 2014 lalu. Dari dua kali pertemuan, Persib harus pulang dengan tangan hampa, lantaran mengalami kekalahan baik di laga kandang maupun tandang.
Di pertemuan pertama Atep dkk dipermalukan 1-2 dihadapan para Bobotoh. Kekalahan kembali terjadi saat bermain di markas Semen Padang. Persib ditekuk 1-3 di kandang Kabau Sirah.
"Tentu jadi motivasi kami, intinya kami tidak Ingin mengulangi hal sama di tahun kemarin," tegasnya kembali.
Terkait kekuatan lawan, Atep menilai Semen Padang di musim ini tidak mengalami banyak perubahan. Dia melihat komposisi pemain skuat Kabau Sirah sebagian besarnya masih tetap dipertahankan.
Sekalipun di awal pramusim ini performa Semen Padang menurun drastis hingga harus mengganti pelatih Jafri Sastra oleh Nil Maizar, namun Atep menilai pergantian pelatih tersebut justru membuat skuad Kabau Sirah kian tangguh.
"Tidak banyak berubah dengan tahun lalu hanya ada pergantian pelatih, saya pikir coach Nil (Maizar) akan bisa lebih mengembangkan cara main Semen Padang, dan ini sudah kita antisipasi," pungkasnya.