Pasalnya, sampai hari ini sejumlah klub tercatat belum mendaftarkan pemain asingnya kepada BOPI untuk mendapatkan rekomendasi izin kerja maupun izin tinggal. Klub seperti PSM Makassar, Pelita Bandung Raya, dan Pusamania Borneo juga belum mengurus izin kerja dan izin tinggal bagi pelatih asingnya.
"Kami ingatkan para pengelola klub agar tidak main-main soal penggunaan tenaga kerja asing. Jangan memaksakan diri menurunkan pemain asing yang belum sah. Pelatih asing yang belum punya izin kerja dan izin tinggal juga jangan memaksakan diri duduk di bangku cadangan bersama pemain pengganti," jelas Ketua Umum BOPI, Noor Aman.
BOPI menurutnya juga sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan petugas imigrasi untuk memonitor langsung setiap pertandingan.
"Jika ada pemain asing yang tak punya izin kerja dan izin tinggal dipaksakan main, petugas akan menindak tegas. Begitu juga terhadap pelatih asing yang 'nekat' melanggar hukum Indonesia," tegasnya
Aturan keimigrasian dan ketenagakerjaan yang ketat, tak hanya berlaku di Indonesia, tapi juga di negara-negara asing tempat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mencari nafkah.
"Kita sudah sering membaca dan mendengar bagaimana TKI kita diperlakukan begitu rupa di negara asing. Masak di sini kita malah membiarkan tenaga kerja asing berlaku seenaknya. BOPI tak akan membiarkan hal itu. Semua pemain dan pelatih asing akan kami awasi secara ketat," pungkasnya.
Selain itu, hari ini juga ada pertandingan antara Arema Cronus dan Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (04/04/15).