Sepp Blatter Diserang Isu HAM

Sabtu, 4 April 2015 10:29 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha
 Copyright:

Kondisi buruh migran di negara-negara teluk telah menjadi perhatian serius bagi aktivis buruh dan hak asasi manusia. Namun FIFA yang akan menghelat gelaran Piala Dunia di salah satu negaranya, Qatar, pada 2022 dinilai kurang memberikan perhatian terhadap isu kemanusiaan ini.

Karenanya tiga orang kandidat Presiden FIFA yang menjadi lawan Sepp Blatter mencoba menyoroti hal ini untuk meraih simpati. Namun tampaknya ketiganya juga tidak sungguh-sungguh menaruh perhatian pada persoalan ini. 

Mengutip Morning Star, kandidat presiden FIFA, Luis Figo dan Michael van Praag tidak menyebut rencana yang akan menjadi solusi terhadap kondisi yang dihadapi para pekerja yang membangun fasilitas Piala Dunia di Qatar. Begitu juga Pangeran Ali bin al-Hussein yang menerbitkan 9 halaman propektus, tidak menyinggung hal ini meski menyebut telah membuat manifesto terkait persoalan ini yang akan segera diterbitkan. 

Menyerang Blatter, Hussein menyebut pimpinan FIFA saat ini kurang perhatian pada persoalan ini. "Harus ada standar keselamatan baru untuk mencegah kematian para pekerja konstruksi dan menjamin hak-hak buruh dengan kondisi kerja yang adil," katanya. 

Dia pun berjanji jika terpilih sebagai Presiden FIFA pada 29 Mei mendatang, dirinya akan membuat pedoman bagi semua negara tuan rumah acara FIFA untuk memastikan keselamatan dan keamanan para pekerja yang dipekerjakan untuk melaksanakan proyek-proyek sepakbola yang diselenggarakan.

1