Ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan PSM, Irsal Ohorella, menyatakan pihaknya akan melibatkan aparat keamanan dengan jumlah yang cukup besar. Alasannya, kata dia, karena pertandingan tersebut merupakan laga kandang pertama PSM di Makassar pada QNB League musim ini.
Irsal menjelaskan ratusan personel keamanan yang akan dilibatkan pada laga nanti merupakan gabungan aparat Polisi Militer (PM), Tentara Nasional Indonesia TNI, Polisi, dan personel lainnya (match steward).
"Kami yakin jumlah penonton akan membludak sehingga kita antisipasi dengan menyiapkan pengamanan yang lebih banyak. Ini juga upaya kami meminimalisir hal yang merugikan khususnya penonton yang masuk tanpa tiket," kata Irsal seperti dikutip dari Antara.
Jumlah keamanan tersebut, Irsal menambahkan, sama dengan yang diturunkan saat PSM menghadapi Persela Lamongan dalam laga uji coba beberapa waktu lalu. Panpel pada intinya berharap pelaksanaan pertandingan bisa berjalan sukses tanpa hambatan.
Sementara untuk masalah izin keramaian, menurut dia, sudah tidak ada persoalan. Manajemen tinggal menunggu rekomendasi dari Polda Sulselbar untuk kemudian ditembuskan ke Mabes Polri, agar izin pelaksanaan pertandingan juga sudah bisa keluar paling lambat Senin pagi.
"Saya kira jumlahnya ini sudah maksimal. Untuk persoalan yang lain termasuk izin keramaian juga sudah tidak ada masalah dan kita siap melaksanakan pertandingan sesuai jadwal," jelas Irsal.
Sebelumnya, Panpel PSM telah mengumumkan harga tiket pertandingan perdana QNB League 2015. Harga Untuk VIP Utama sebesar Rp100 ribu. untuk harga tiket VIP Utara dan Selatan dipatok dengan harga Rp75 ribu, sedangkan untuk tiket tribun terbuka dijual dengan harga Rp20 ribu.
"Untuk VIP Utama kita siapkan sebanyak 643 tiket. Sedangkan untuk tribun Selatan dan Utara masing-masing sebanyak 25 ribu tiket. Adapun sisanya sebanyak 12 ribu tiket untuk tribun terbuka," tutup Irsal.