Partai perdana Sriwijaya menjamu Pelita Bandung Raya dalam ajang Qatar National Bank (QNB) League di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (04/04/15), Patrich bermain tepat dibelakang Goran Ljubojevic.
Patrich Wanggai bahkan mulai bisa mengeser keberadaan peran pemain asing Morimakan Koita.
Bermain di posisi second striker membuat pemain asal Papua ini sangat kreatif. Patrich bermain mobile dan cukup cerdas.
Banyak peluang berhasil diciptakannya, bahkan satu gol yang dilesatkan Sriwijaya tak lepas dari assistnya.
"Patrich bermain baik, pemain lain juga, banyak peluang tercipta tapi Sriwijaya tak beruntung sehingga tak bisa menang," kata Asisten Pelatih Sriwijaya, Hendri Susilo, Minggu (05/04/15).
Untuk Patrich sendiri, bisa bermain di posisi striker dan second striker. Namun karena di posisi targetman telah ada Goran sehingga Patrich lebih ideal di posisi second striker.
Mantan pemain Timnas U-23 ini terus diasa dalam latihan atau pun beberapa kali uji coba sebelumnya berada di belakang Goran.
"Patrich bermain baik dalam uji coba, begitupun lawan PBR," katanya.
Tapi pada babak kedua Patrich terpaksa ditarik guna menyuntikkan tenaga baru dengan memasukkan Morimakan Koita.
Pemain asal Mali ini mengantikan peran Patrich, tapi kali ini lebih pada sebagai pengatur serangan.