QNB League

Dejan Sesali Kinerja Wasit

Selasa, 7 April 2015 19:08 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor:
© Ginanjar/INDOSPORT
Pelatih Pelita Bandung Raya, Dejan Antonic. Copyright: © Ginanjar/INDOSPORT
Pelatih Pelita Bandung Raya, Dejan Antonic.

Pelita Bandung Raya harus mengakui keunggulan Persib Bandung dalam laga Derby Bandung. Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, PBR takluk 0-3.

Meski menerima kekalahan, ada hal yang disayangkan oleh Dejan. Bagi pelatih asal Serbia ini, timnya merasa dirugikan oleh keptusan sang pengadil.

"Babak pertama kedua tim sama-sama melakukan ball possesion. Kesempatan kita untuk mencetak gol juga sama. Tapi bolanya keluar semua. Tapi di babak kedua, kita seharusnya mendapatkan penalti. Karena itu bersih 110 persen penalti. Tapi wasit tidak memberikan kita penalti," ujar Dejan saat ditemui seusai pertandingan.

Selain penalti yang tidak diberikan, Dejan juga mempertanyakan kinerja wasit pertandingan yakni Novari Ihsan yang mensahkan gol pertama Persib. Padahal kata dia, jelas bola yang digiring M Ridwan dari sisi kiri gawang sudah keluar dari lapangan.

"Saya percaya bola itu sudah lebih keluar. Kita bisa lihat tayangan ulangnya. Kalau saja gol itu tidak terjadi, pertandingan akan memanas sampai akhir pertandingan," katanya.

Meski demikian, Dejan ogah mempertanyakan kinerja wasit yang dinilainya tidak maksimal. Baginya Persib merupakan tim besar. Menjadi hal yang wajar jika timnya mengalami kekalahan.

"Persib lebih bagus dari kita. Gol pertama saya tidak suka, gol ketiga bunuh diri. Cuma gol kedua yang istimewa dari Konate," katanya.

"Tim kita tidak besar, banyak pemain muda yang belum main di ISL. Babak 15 menit terakhir kita juga terpaksa mainkan Nova jadi striker, karena tidak ada pemain lagi. Tapi buat saya tidak ada masalah, kita kalah. Seperti dulu, PBR akan ambil posisi aman tanpa target. Karena dari posisi kita, kemarin sangat berat. Saya salut, dengan semua pemain ini. Semua yang kerja ini berat sekali," sambungnya.

Terkait mengenai spanduk bertuliskan 'Terima Kasih Bandung' yang dibentangkan sebelum memulai laga, Dejan mengaku tidak mengetahuinya.

"Saya tidak tahu. Saya baru pertama kali lihat. Saya tidak tahu darimana datangnya dan siapa yang kasihnya. Mereka berikan, pemain juga mau saja," pungkasnya.

1