Pertahanan Sriwijaya Dinilai Masih Rapuh

Rabu, 8 April 2015 11:44 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Joko Sedayu
© Muhammad Effendi/INDOSPORT
 Copyright: © Muhammad Effendi/INDOSPORT

Pertahanan Sriwijaya FC yang digalang oleh Abdoulaye Maiga, Fachrudin, Wildansyah, dan Fathur Rahman dianggap masih mudah ditembus. Terlebih bila serangan itu dibangun lewat serangan balik, pemain bertahan sering kali tidak siap menghadapi gempuran penyerang lawan.

Menjamu Pelita Bandung Raya (PBR) di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (04/04/15), dan menjamu Semen Padang (07/04/15), cukup memberikan pelajaran berharga bagi pemain.

"Pertahanan kita masih belum solid, masih perlu perbaikan juga," kata Asisten Pelatih Sriwijaya, Hendri Susilo.

Satu gol kebobolan lawan PBR dan dua gol lawan Semen Padang membuktikan masih rapuhnya pertahanan Laskar Wong Kito.

Gol winger PBR David Lally dan winger Semen Padang Nur Iskandar dan gelandang Hendra Ade Bayauw menjadi koreksi sendiri bagi jajaran pelatih untuk kembali perkokoh tembok pertahanan.

Empat 'pondasi' pertahanan akan dikoneksikan lagi satu sama lainnya sehingga pertahanan akan lebih solid lagi.

Melawan PSM Makasar akhir pekan ini, pertahanan Sriwijaya harus lebih baik lagi karena kali ini pertandingan away.

"Pertahanan kita harus lebih baik lagi karena berikutnya kita akan menjalani dua pertandingan away," jelasnya.