Mou: Pesepakbola Tak Sepantasnya Dianggap Insan Paling Berpengaruh

Kamis, 9 April 2015 23:20 WIB
Editor: Dimas Hendro Nugroho
 Copyright:

Manajer the Blues Chelsea asal Portugal, Jose Mourinho, mengungkapkan bahwa publik tak perlu mendewa-dewakan dunia sepakbola dan menganggap olahraga satu ini sebagai hal terpenting di dalam kehidupan.

"Sepakbola tentu saja merupakan passion saya. Di Portugal ada idiom "anda bisa mengganti apa pun (milik anda dengan hal lain), kecuali orangtua dan klub sepakbola favorit anda". Saya paham akan hegemoni sepakbola, baik secara sosial, politik dan kultur, tapi bagaimana mungkin seorang pesepakbola bisa berada di daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes?," ujarnya.

Tercatat ada dua pesepakbola yang masuk daftar tersebut di edisi terakhir. (Iya, tepat sekali). Cristiano Ronaldo (peringkat 30) dan Lionel Messi (45), mengenai hal ini Mou berkata: "Ini absurd! Kami tidak lah menyelamatkan nyawa (umat manusia)!"

"Bagaimana mungkin anda bisa membandingkan pesepakbola, manajer sepakbola dengan ilmuwan ataupun dokter? Anda tidak bisa membandingkan (profesi-profesi tersebut)."

Sebelumnya, Mou juga mengakui bahwa ia menentang ajang penghargaan tertinggi bagi individu di dunia sepakbola, alias Ballon d'Or, dan yakin sepakbola telah kehilangan fokusnya sebagai olahraga tim.

Rival Mou, manajer the Gunners, Arsene Wenger, sebelumnya telah mengatakan bahwa ia "sepenuhnya menentang" Ballon d'Or, karena ia adalah pecinta permainan tim – dan Mou ternyata setuju akan pandangan pelatih Arsenal tersebut.

"Saya rasa Wenger telah mengatakan hal yang menarik; ia menentang Ballon d'Or, dan saya pikir ia tepat, karena pada momen ini sepakbola telah kehilangan konsep permainan tim untuk berfokus lebih kepada individual," jelas Mou pada the Daily Telegraph.

"Kita selalu saja mengacu pada perforrma individual, statistik individual, siapa pemain yang lebih sering berlari (sepanjang laga). "Jika anda menempuh 11 km di dalam satu laga dan saya hanya menempuh 9 km, apakah otomatis anda lebih baik? Mungkin saja tidak! Barangkali 9 km yang saya tempuh lebih berarti dari 11 km milik anda."

Setiap orang berhak mengutarakan pendapat dan pandangannya masing-masing, dan begitu lah opini seorang Mou. Bagaimana dengan anda

4